Bogor --- Beragam upaya terus dilakukan Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura untuk melindungi para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Unit Pelayanan Teknis Puslitbang Hortikultura. Mulai dari membagikan suplemen kesehatan hingga masker gratis.

Seperti yang dilakukan oleh Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) di Cipanas Cianjur. Karyawan Balithi sebagian besar berasal dari wilayah Zona Merah Penyebaran Corona (DKI Jakarta dan Bogor) sehingga diperlukan langkah-langkah penanggulangan yang ekstra ketat, agar semua karyawan terbebas dari bahaya terinfeksi virus ini. 

Balithi berperan aktif dalam melaksanakan arahan Pemerintah RI dalam menekan penyebaran virus Corona (Covid-19) diantaranya dengan melakukan program Bekerja Dari Rumah (Work From Home) dengan sistem bagi piket di kalangan karyawan, pembagian vitamin kepada seluruh karyawan untuk persediaan selama 30 hari, pembagian masker serta penempatan hand sanitizer di setiap ruang kerja Balithi. 

Selain itu, semua karyawan Balithi juga diminta untuk sering mecuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir, karena cara ini lebih efektif untuk menangkal virus corona. 

Tak hanya itu, Balithi juga melaksanakan penyemprotan zat disinfektan di seluruh area perkantoran dan laboratorium serta melaksanakan pertemuan secara online guna menghindari kontak langsung yang diperkirakan dapat menjadi penyebab tersebarnya virus tersebut. 

Sementara itu, di Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa) Lembang, Jawa Barat, untuk mengantisipasi penyebaran COVID 19,  Balitsa telah melakukan serangkaian kegiatan, diantaranya penempatan hand sanitizer di strategis yang bisa diakses karyawan, pembagian hand sanitizer dan vitamin C untuk karyawan, pembagian  masker kepada pegawai yang bekerja di kantor (tidak WFH) atau piket, dan penyemprotan desinfektan berbahan aktif hipokrolit di area kantor strategis terutama di bagian pelayanan publik dilakukan pada pagi hari.

Sedangkan di Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika (Balitbu) di Solok, Sumatera Barat dilakukan penyemprotan desinfektan kerjasama BNPB Kab. Solok dan Dinas Kesehatan. Dengan fokus utama di ruang pelayanan umum/tamu, ruang auditorium, show room, ruang ka. Balai, administrasi, peneliti, mushalla, laboratorium, dan kantor KP Aripan dan Sumani.

Tim Tagana

Upaya sedikit berbeda dilakukan di Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Tropika (Balitjestro). Setelah WHO menyatakan Corona sebagai Pandemi Global, Kepala Balitjestro segera membentuk Tim Taruna Siaga Bencana (Tim Tagana) yang secara aktif melaksanakan Pencegahan dan Perlindungan dari Wabah Penyakit Virus Corona. Tim tersebut melaksanakan pemeriksaan suhu tubuh karyawan, siswa, mahasiswa, dan tamu yang memasuki pintu gerbang Balitjestro menggunakan Thermometer Gun Infrared. 

Kepedulian Balitjestro terhadap wilayah Kota Batu dilaksanakan dengan menyerahkan bantuan 250 botol hand sanitizer yang diproduksi oleh TSP Balitjestro, yang diserahkan langsung oleh Kepala Balitjestro Dr. Ir. Harwanto, MSi kepada Wakil Walikota Batu Ir. H. Punjul Santoso, S.H., M.M di Gedung Among Tani Pemerintah Kota Batu. 

Memang, Provinsi Jatim khususnya Surabaya- Malang yang dinyatakan menjadi zona merah penyebaran covid-19, sehingga memaksaTim Tagana untuk meningkatkan kinerjanya  secara aktif melaksanakan Pencegahan dan Perlindungan dari Wabah Penyakit Virus Corona.

Tim Tagana Balitjestro, memanfaatkan hari libur untuk melaksanakan desinfectan kedua dalam minggu ini.  Desinfectan dilakukan secara menyeluruh terhadap semua lokasi mulai jalan masuk, ruangan di dalam gedung, Laboratorium, Masjid, dan guest house. 

Sumber : TabloidSinarTani.com

favicon sertifikasi
BALAI PENELITIAN TANAMAN SAYURAN
Jl. Tangkuban Perahu 517,Kotak Pos 8413 Lembang 40391 - Jawa Barat - Indonesia.

Waktu Pelayanan

  • Senin s/d Kamis
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 12.00 - 13.00 WIB
  • Jumat
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 11.30 - 13.00 WIB
Connect With Us