Diinisiasi dari kegiatan  bersama lintas ess 2 Balitbangtan Tahun 2013 sd 2015, yang berusaha memperkenalkan bioindustri tanaman sayuran terintegrasi dengan ternak di Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, kentang median dan kelinci merupakan pilihan.
Beberapa saat setelah kegiatan berakhir, petani binaan tdk berhenti begitu saja. Perbenihan kentang median tetap berjalan, yang hasilnya dapat dipergunakan untuk benih sumber maupun sebar. Saat ini lahan yg digunakan utk perbenihan kentang median seluas 1 ha dan dalam waktu dekat akan diperluas, sehingga diharapkan dapat segera dihasilkan 25 ton benih Kentang Median.
 
Kentang median merupakan kentang VUB Balitbangtan yang biasanya dimanfaatkan untuk olahan keripik kentang, karena kandungan gula rendah serta kerusakan hasil setelah digoreng remdah.  Provitasnya cukup tinggi, mencapai 30 ton per Ha, di samping toleran terhadap penyakit hawar daun dan layu bakteri.
 
Untuk pengembangan selanjutnya, Balitbangtan bekerjasama dengan Pemprov Jambi maupun Pemkab Kerinci, melakukan panen perdana Kentang Median saat Hari Krida Pertanian (HKP) Bulan Juni 2017 di Kerinci. Panen perdana dilakukan oleh Bapak Gubernur dan mendapatkan respon positif dari beliau beserta jajarannya serta masyarakat sekitar. Hal tersebut dikarenakan Kentang Median memiliki karakter yang lebih baik dibandingkan dengan varietas lainnya.
 
Sumber : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura
favicon sertifikasi
BALAI PENELITIAN TANAMAN SAYURAN
Jl. Tangkuban Perahu 517,Kotak Pos 8413 Lembang 40391 - Jawa Barat - Indonesia.

Waktu Pelayanan

  • Senin s/d Kamis
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 12.00 - 13.00 WIB
  • Jumat
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 11.30 - 13.00 WIB
Connect With Us