Untuk mewujudkan alih teknologi yang dapat berkembang hingga inovasi dapat digunakan ke tangan pengguna, maka senantiasa perlu dilakukan monitoring dan evaluasi dari berbagai sisi pelaksanaan kegiatan alih teknologi tersebut. Pada hari Selasa, 17 Oktober 2017, Balitbangtan melaksanakan rapat koordinasi untuk mengevaluasi implementasi kerjasama alih teknologi Balitbangtan, bertempat di kantor Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura.

“Evaluasi yang kita lakukan bukan hanya di muara saja, tetapi kita perlu juga evaluasi berapa persen invensi kita yang bisa diteruskan menjadi inovasi yang bisa dikomersialkan”, demikian dikatakan oleh Dr. Ir. Muhammad Syakir, M.Sc, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian pada saat pembukaan rakor. “Karena kita diberi amanah untuk menghasilkan inovasi”, imbuhnya.

Dalam acara yang dihadiri oleh Kepala Balitbangtan, Sekretaris Balitbangtan, Kepala Pusat dan Balai Besar, serta Kepala Balit dan Kepala BPTP yang telah melisensikan teknologi unggulan Balitbangtan kepada Mitra Penerima Lisensi ini, lebih lanjut Bapak Kepala Badan menyampaikan bahwa tujuan kita bukan komersialnya. Komersialisasi agar dipahami sebagai bentuk diseminasi teknologi oleh swasta, karena Balitbangtan tidak memiliki kemampuan untuk menggandakan teknologi secara massal dan cepat. Oleh karena itu pemberian lisensi harus dilakukan secara ketat, agar mitra swasta adalah yang benar-benar dapat membantu Balitbangtan menggandakan teknologi secara cepat, massal, dan terjangkau oleh masyarakat. Ditambahkan oleh Bapak Kepala Badan bahwa kriteria calon mitra setidaknya memiliki kemampuan untuk memproduksi massal, memproduksi secara cepat, serta mampu menjaga kualitas branding Balitbangtan.

Sesi selanjutnya adalah paparan oleh Kepala Balai PATP, Dr. Ir. Retno Sri Hartati Mulyandari, M.Si, mengenai evaluasi implementasi pelaksanaan alih teknologi (lisensi) dari masing-masing invensi dan dilanjutkan evaluasi dan verifikasi oleh Kepala UK/UPT, peserta rakor dan Tim Ahli Balitbangtan.

Di akhir sesi ini, Kepala Balai PATP menyampaikan kepada semua pihak untuk dapat mengevaluasi kembali hasil verifikasi  yang telah dilaksanakan oleh tim, yang selanjutnya akan menjadi bahan diskusi pada rakor mendatang. Secara serius semua pihak harus meningkatkan profesionalisme dalam kerjasama alih teknologi, khususnya dalam penilaian calon mitra kerjasama yang melibatkan semua pihak terkait di lingkup Balitbangtan.

 

Sumber : Balai PATP

favicon sertifikasi
BALAI PENELITIAN TANAMAN SAYURAN
Jl. Tangkuban Perahu 517,Kotak Pos 8413 Lembang 40391 - Jawa Barat - Indonesia.

Waktu Pelayanan

  • Senin s/d Kamis
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 12.00 - 13.00 WIB
  • Jumat
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 11.30 - 13.00 WIB
Connect With Us