Penerapan mekanisasi pertanian dalam usahatani hortikulutura merupakan salah satu bentuk transformasi pertanian menuju modernisasi yang dicirikan dengan produktivitas tinggi, efisien dalam penggunaan sumberdaya dan teknologi serta mampu menghasilkan output yang berkualitas dan bernilai tambah tinggi. Pada saat ini pemerintah mencanangkan program perbenihan untuk hortikultura dengan prioritas utama benih bawang merah, cabai dan bawang putih. Untuk memenuhi kebutuhan benih dan pengembangan bawang merah, Balitbangtan telah menghasilkan inovasi biji botani atau True Shallot Seed (TSS). Keunggulan inovasi TSS antara lain produktivitasnya tanaman meningkat, tidak ada dormansi, daya simpan benih lebih lama (2 tahun), kebutuhan benih lebih sedikit (5-7 kg/ha) sehingga biaya lebih murah, serta penyimpanan dan distribusi lebih mudah. 

Terkait dengan hal tersebut BBP Mektan sebagai UPT Balitbangtan telah menghasilkan inovasi teknologi mekanisasi modern hortikultura untuk komoditas bawang merah, cabai dan bawang putih yang terigrasi mulai dari hulu sampai hilir dan siap diterapkan. Inovasi teknologi mekanisasi modern tersebut telah dihasilkan dalam kurun waktu 4 bulan (Mei s/d Agustus 2017) sebanyak 24 prototipe, antara lain : mesin otomatisasi perbenihan modern, penghancur tanah, pencampur tanah, penabur tanah, penggulud, pemasang mulsa, alat tanam, "smart green house", alat panen, sterilisasi ozon, "in-store controlled room" (penyimpan), pengemas benih, pompa hybrid, pemisah benih, sortasi benih, pengering benih, mesin ozonisasi air pencuci bawang merah dan lainnya. Ke 24 prototipe alat tersebut diperkenalkan ke masyarakat pada waktu "Launching Inovasi Teknologi Mekanisasi Modern Hortikultura dan Pemberian Agroinovator Award" di Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian, Serpong, Tangerang Banten, pada hari kamis tanggal 24 Agustus 2017. Pada kesempatan tersebut Menteri Pertanian (Mentan) Dr. Andi Amran Sulaiman menegaskan mekanisasi pertanian merupakan salah satu komponen penting untuk pertanian modern dalam mencapai target swasembada pangan berkelanjutan. Kemajuan teknologi mekanisasi pertanian akan menjadikan pertanian jaya sehingga Indonesia menjadi lumbung pangan dunia dapat diwujudkan. Selanjutnya beliau menyampaikan bahwa "Yang bisa merubah Indonesia adalah peneliti, yang bisa merubah dunia adalah teknologi. Dan yang merubah pertanian adalah mekanisasi. Kejayaan pertanian ada di tangan litbang”.

Setelah lauching Menteri Pertanian berkenan melihat 24 prototipe yang dihasilkan oleh BBP Mektan dan menunjungi stan Puslitbang Hortikultura melihat produk yang dihasilkan oleh Balitsa, Balitbu, Balijestro dan Balithi antara lain : aplikasi berbasis aplikasi berbasis androit yang dihasilkan oleh Balitsa Lembang (myagri), TSS, cabai prima agrihorti, buah lokal, varietas bunga dan lainnya.

favicon sertifikasi
BALAI PENELITIAN TANAMAN SAYURAN
Jl. Tangkuban Perahu 517,Kotak Pos 8413 Lembang 40391 - Jawa Barat - Indonesia.

Waktu Pelayanan

  • Senin s/d Kamis
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 12.00 - 13.00 WIB
  • Jumat
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 11.30 - 13.00 WIB
Connect With Us