Respon cepat Balitbangtan ikut memajukan pertanian di daerah, terwujud dalam implementasi kegiatan kerjasama Puslitbang Hortikultura dengan Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro yang telah ditandatangan oleh Kepala Dinastan, Kepala Balitsa dan diketahui oleh Kepala Puslitbang Hortikultura pada bulan Oktober 2015. Kerja sama ini juga dalam rangka mendukung program UPSUS Bawang Merah dan Cabe Merah Kementan, yang disambut baik oleh Kepala Dinas Pertanian, Bp. Ir. Achmad Djupari, MM. Ruang lingkup kegiatan kerja sama  adalah pendampingan perbenihan bawang merah off season. Puslitbang Hortikultura berencana membuat demplot perbenihan seluas 0.5 Ha berbasis inovasi, dan ditambah dengan demplot dari Dinastan seluas 2 Ha dengan pendampingan dari Balitbangtan.

Bagi Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro kerja sama ini memberikan banyak manfaat antara lain adalah: (a) Diperolehnya informasi jenis-jenis varietas yang paling cocok untuk ditanam petani di lokasi; (b) Memperbaiki cara perbenihan dan budidaya bawang merah; (c) Mendorong dan membekali petani sebagai penangkar benih sehingga mengurangi ketergantungan petani terhadap benih dari luar Bojonegoro.

Untuk pelaksanaan kerja sama tersebut kegiatan yang sudah dilakukan adalah (a) Survei lokasi, (b) penentuan CPCL, (c) Pengedropan bibit sampai dengan lokasi, (d) pengolahan tanah dan penebaran pupuk organik, dan (e) pelatihan teknologi budidaya, yang meliputi teknologi budidaya benih, teknologi budidaya bawang merah, pengendalian OPT (Organisme Pengganggu Tumbuhan) dan penyakit oleh Tim Balitbangtan pada tanggal 17-18 Nopember 2015 yang dihadiri sekitar 150 petani.

Penyerahan benih balitsa desa pejok

Gb. Benih dari Balitsa yang akan ditanam pada demplot di desa Pejok

Pendampingan Peneliti desa pejok

Pendampingan dilapang oleh Peneliti Balitsa

Pelatihan perbenihan desa pejok

Gb. Pelatihan Perbenihan dan Budidaya kepada Petani di kec. Kedungadem

Respon masyarakat petani terhadap teknologi yang disosialisasikan cukup tinggi yang dibuktikan dalam diskusi interaktif dengan peneliti Balitsa.  Ke depan juga diperlukan introduksi teknologi penanganan pasca panen dan pengolahan hasil meliputi pergudangan, sortasi dan grading, serta kemasan.  

Harapan besar disampaikan oleh Ka Dinastan Kab Bojonegoro kepada Tim Balitbangtan untuk terus mendampingi kegiatan pengembangan bawang merah di Bojonegoro, sehingga keinginan untuk dapat menghasilkan benih sendiri segera terwujud.

 

Sumber : Puslitbanghortikultura

favicon sertifikasi
BALAI PENELITIAN TANAMAN SAYURAN
Jl. Tangkuban Perahu 517,Kotak Pos 8413 Lembang 40391 - Jawa Barat - Indonesia.

Waktu Pelayanan

  • Senin s/d Kamis
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 12.00 - 13.00 WIB
  • Jumat
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 11.30 - 13.00 WIB
Connect With Us