LLIP pagar alam kentang

Kota Pagar Alam telah menjalin kerjasama dalam pengembangan pertanian dengan Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan). Salah satu wujudnya adalah Laboratorium Lapang Inovasi Pertanian (LLIP), yang mengambil lokasi di kecamatan Dempo Utara. Di LLIP tersebut, dibangun demfarm atau percontohan pengembangan komoditas kopi, hortikultura, ternak sapi yang ramah lingkungan mendukung pengembangan pertanian kota Pagar Alam. Selama demfarm berlangsung, petani, penyuluh dari Dempo Utara dan kota Pagar Alam dapat melakukan pembelajaran bersama melalui pelatihan teknologi, konsultasi langsung, dan praktek langsung teknologi di lokasi.

Pada Selasa - Rabu, 4-5 Agustus 2015, dilaksanakan pembelajaran bersama peyuluh, petani - ternak sapi mengenai budidaya kopi dan ternak sapi yang dilaksanakan di kelompok tani di Gunung Agung Pauh. Ir. Handi Supriadi memberikan materi dan praktek mengenai budidaya kopi, yaitu Pengenalan varietas unggul, metode perbanyakan kopi terdiri dari perbanyakan biji dan perbanyakan secara klonal (setek perakaran dan grafting), pengenalan jenis-jenis tanaman penaung yang sesuai untuk kopi, penanaman kopi, pemeliharaan tanaman, pengendalian hama dan penyakit utama kopi, panen dan pasca panen. Praktek tentang perbanyakan kopi secara setek berakar, sangat menarik bagi petani. Petani awalnya tidak percaya bahwa, kopi bias diperbanyak dengan setek. Percaya karena telah melihat dan melakukan praktek bersama yang dimulai dengan pembuatan bedengan dan penaung, pengisian media tanam pada bedengan, pembuatan sungkup, pengambilan entres, pembuatan setek, penanaman setek, pemeliharaan dan pemindahan setek berakar pada polibag.

Untuk budidaya sapi dibimbing oleh Ir. Jauhari Effendy, MSi, dengan memberikan materi Sistem Perkandangan Sapi Potong, Penggemukan dan pembibitan Sapi Potong, Pakan dan Nutrisi pada Sapi potong. Pembelajaran ini juga menarik, terutama pada pemberian pakan. Petani mengira daun gamal, lamtoro, dan kalian drahanya untuk kambing, padahal menurut pak Jauhari tiga jenis hijauan tersebut merupakan pakan mewah dan bergizi bagi sapi.

Pada hari yang sama, Ir. Tri Handayani MSi, mendampingi Kelompok Tani Karunia Mu untuk produksi benih kentang bersertifikat kelas benih dasar (G0) dengan penanaman planlet kentang varietas Granola L di screen house di Tanjung Keling. Informasi dari Ir. Sulusi Prabawati, MS yang menjadi koordinator LLIP ini, program pembelajaran selanjutnya pada pertengahan bulan Agustus ini adalah: tumpang sari cabai dan tanaman sayuran lain.

Sumber : Puslitbanghortikultura

favicon sertifikasi
BALAI PENELITIAN TANAMAN SAYURAN
Jl. Tangkuban Perahu 517,Kotak Pos 8413 Lembang 40391 - Jawa Barat - Indonesia.

Waktu Pelayanan

  • Senin s/d Kamis
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 12.00 - 13.00 WIB
  • Jumat
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 11.30 - 13.00 WIB
Connect With Us