Pelantikan Ka. Badan 2015

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman hari ini (1/6/2015) melantik enam Pejabat Eselon I lingkup Kementerian Pertanian. Satu diantaranya adalah Dr. Muhammad Syakir, menggantikan Dr. Haryono, sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) yang baru.

Pelantikan ini merupakan hasil seleksi dari proses rekrutmen berdasarkan Keputusan Presiden No. 17/2015 yang dilakukan secara ketat, terbuka dan dengan waktu yang cukup lama, dilaksanakan oleh lembaga psikologi yang independen dan berpengalaman.

Disamping itu juga telah dilakukan wawancara oleh para pakar yang ahli dalam bidang pertanian, tata negara, birokrat dan akademisi. Pelantikan ini sekaligus dilakukan Serah Terima Jabatan dari Pejabat Lama kepada Pejabat Baru.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat memberikan arahan menjelaskan bahwa tahapan ini merupakan tindak lanjut seleksi jabatan eselon I dengan ditetapkannya Kepres No. 17 tanggal 26 Mei 2015, dan empat jabatan lagi yang masih menunggu pengesahan dari Bapak Presiden.

“Ini pertama kali Kementerian Pertanian melakukan seleksi terbuka dengan mekanisme lelang dan berlangsung sukses," jelas Menteri di Auditorium Kementeran Pertanian, Jakarta.
Secara lengkap enam pejabat yang dilantik adalah sebagai berikut :

• Dr. AM Syakir sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, menggantikan Dr. Haryono;
• Dr. Spudnik Sujono Kamino dilantik sebagai Diektur Jenderal Hortikultura, menggantikan Dr. Ir. Hasanudin Ibrahim
• Ir. Pending Dadih Permana, M.Ec sebagai Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM, menggantikan Dr. Ir. Winny Dian Wibawa.
• Justan Riduan Siahaan, sebagai Inspektur Jenderal, menggantikan Ir. Aziz Hidayat, MM
• Prof. Dr. Muladno sebagai Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, menggantikan Ir. Syukur Iwantoro, MBA
• Ir. Banun Harpini, M,Sc, sebagai Kepala Badan Karantina Pertanian.
Lebih lanjut Menteri berpesan bila swasembada pangan seperti beras, jagung dan kedelai masih menjadi target utama. Di samping itu peningkatan produksi komoditas-komoditas yang dianggap penting seperti bawang merah, cabai, kakao, dan karet juga harus diraih. Yang tak kalah penting adalah adalah agar para pejabat eselon I mengoptimalkan serapan anggaran untuk memprioritaskan kegiatan nyata dari APBN P.

"Targetnya adalah pada bulan Juli 2015 (harus sudah) terserap 60% dari anggaran yang ada," jelas Menteri.

Mengakhiri sambutannya Menteri menyampaikan bahwa Upaya Khusus (UPSUS) tanam jagung dan kedelai, mengatasi kekeringan pada lahan kering maupun lahan rawan kekeringan, serta penanganan gejolak harga pangan khususnya jelang puasa dan hari raya Idul Fitri menjadi target yang tidak boleh terlupakan disamping disiplin dalam setiap langkah bekerja.

 Sumber : Badan Peneltiian dan Pengembangan Pertanian

 

favicon sertifikasi
BALAI PENELITIAN TANAMAN SAYURAN
Jl. Tangkuban Perahu 517,Kotak Pos 8413 Lembang 40391 - Jawa Barat - Indonesia.

Waktu Pelayanan

  • Senin s/d Kamis
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 12.00 - 13.00 WIB
  • Jumat
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 11.30 - 13.00 WIB
Connect With Us