Kepala Badan PPSDMP

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (PPSDMP) Dr. Winny Dian Wibawa, M.Sc membuka secara resmi Pameran Gelar Teknologi Agribisnis tanggal 8-12 April 2015 di STPP Bogor

Gelar Teknologi Agribisnis yang diselenggarakan Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Bogor dengan tema Bersinergi Mensukseskan Swasembada Padi, Jagung dan Kedelai dibuka secara resmi Kepala Badan PPSDMP Kementerian Pertanian, Dr. Winny Dian Wibawa, M.Sc tanggal 9 April 2015. Pada sambutannya Dr. Winny Dian Wibawa mengatakan bahwa peran penyuluh dan penyuluhan memegang peranan yang sangat strategis dalam pencapaian swasembada pangan, sehingga peran sekolah tinggi yang mendidik dan menghasilkan para penyuluh juga semakin meningkat. Tahun 2015 harus dapat menjadi tahun kebangkitan penyuluhan, karena saat ini pemerintah telah memberikan perhatian yang sangat besar khususnya anggaran untuk memperkuat penyuluhan dalam rangka pencapaian swasembada padi, jagung dan kedelai.

Selain itu pemerintah juga telah menyusun kriteria mengenai apa yang harus dilakukan oleh penyuluh termasuk didalamnya adalah tentang pengukuran tingkat adopsi teknologi yang dianjurkan oleh pemerintah sebagai salah satu ukuran kinerja bagi penyuluh. Pameran diikuti Kementerian Perikanan dan Kelautan, Kementerian Pertanian, Pemda Kabupaten Bogor, Sekolah Penyuluhan, kalangan swasta dan instansi terkait lainnya. Puslitbang Hortikultura menampilkan varietas unggul bawang merah seperti Bima, Sembrani, Pancasona, Trisula, Pikatan, varietas unggul kentang seperti Amabile, Maglia, Medians, Kastanum, Jmur Tiram Emas, benih sayuran dan benih pepaya Merah Delima. Puslitbang Hortikultura pada kesempatan tersebut juga mendemontrasikan budidaya jamur tiram didepan pejabat dan pengunjung pameran lainnya. Narasumber budidaya jamur Ibu Suharyanti mengatakan bahwa jamur tiram Emas cocok dibudidayakan pada dataran tinggi, sedang dan rendah dengan produksi 700 g/baglog (selama 5 kali panen). Panen pertama pada umur tanam 35 hari selanjutnya jamur bisa dipanen setiap minggu. Biaya produksi jamur tiram Emas per baglognya sekitar 10 ribu rupiah sedangkan harga jual jamur di tingkat petani Rp. 30.000,-/kg. Keunggulan jamur tiram Emas adalah warnanya putih sehingga sangat disukai konsumen.

Stand Pameran PPSDMP

Narasumber dari Balitsa Ibu Suharyanti sedang menjelaskan cara budidaya jamur tiram Emas kepada Kepala Badan PPSDMP dan pejabat lainnya (Gambar kiri), display VUB bawang merah, VUB kentang, jamur tiram Emas, dan benih sayuran (Gambar kanan).

Sumber : Puslitbanghortikultura

favicon sertifikasi
BALAI PENELITIAN TANAMAN SAYURAN
Jl. Tangkuban Perahu 517,Kotak Pos 8413 Lembang 40391 - Jawa Barat - Indonesia.

Waktu Pelayanan

  • Senin s/d Kamis
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 12.00 - 13.00 WIB
  • Jumat
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 11.30 - 13.00 WIB
Connect With Us