Raker Puslit 2015

LEMBANG – Rapat Kerja lingkup Puslitbang Hortikultura yang dilaksanakan tanggal 31 Maret – 2 April 2015 di Lembang, kali ini mengambil tema “Optimaslisasi Manajemen Sumberdaya Litbang Hortikultura Menuju Terwujudnya Swasembada dan Kemandirian Pangan Menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN”. Salah satu tujuan dari raker ini adalah Melakukan re-focusing kegiatan litbang hortikultura tahun 2015 mendukung kemadirian pangan dan menyongsong MEA.
Rapat Kerja Puslitbang Perkebunan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Dr. Ir. Agung Hendriadi, M.Eng.), yang dihadiri oleh pejabat struktural, ketua kelti, koordinator program, peneliti senior, kepala kebun percobaan (KP), koordinator laboratorium, dan ketua unit pengelola benih sumber (UPBS) seluruh unit pelaksana teknis (UPT) di lingkup Puslitbang Hortikultura.
Acara Pembukaan Raker juga dihadiri oleh Pejabat lingkup Puslitbang Hortikultura, antara lain Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura (Dr. Ir. Muhammad Prama Yufdy, M.Sc) Kepala Balai Penelitian Tanaman Sayuran yang dalam hal ini diwakili oleh Dr. Ir. Darkam Musaddad, M.Si, Kepala Balai Penelitian Buah Tropika (Dr. Mizu Istianto) yang secara khusus diundang untuk menghadiri acara ini.

Dalam arahannya saat membuka Rapat kerja, Sekretaris Badan Litbang (Dr. Ir. Agung Hendriadi, M.Eng.) yang dalam hal ini mewakili Kepala Badan Litbang Pertanian (Dr. Ir. Haryono, MSc) menyatakan tantangan ke depan yang harus dihadapi adalah bagaimana kesiapan kita menuju kemandirian pangan dalam menyongsong era MEA 2015.Tantangan lain adalah soal meningkatkan nilai tambahbagi petani dan dapat meningkatkan daya saing komoditas hortikultura di sektor hilir.

Kementerian Pertanian telah menetapkan bahwa pengembangan komoditas unggulan hortikultura didasarkan pada pembangunan kawasan. Undang-undang No. 13 tahun 2010 tentang Hortikultura dan Peraturan Menteri Pertanian No. 50/Permentan/OT.140/8/2012 menyatakan bahwa pembangunan Hortikultura dilaksanakan dengan mengikuti pola kawasan yang mengintegrasikan semua segmen usaha dari hulu sampai ke hilir dalam skala industri dengan memperhatikan pembangunan wilayah yang didukung infrastruktur dasar, penyediaan sarana produksi pascapanen, pemasaran serta berbagai keperluan pendukungnya.

Sejalan dengan Kepmentan tersebut, maka kegiatan Litbang Tanaman Hortikultura seyogyanya diarahkan pada pengembangan kawasan hortikultura dan sentra-sentra produksi melalui pengelolaan sumberdaya genetik hortikultura sebagai materi perakitan varietas unggul baru adaptif daerah tropis pada berbagai agroekosistem dengan berbagai keunggulan seperti: umur pendek (genjah), rasa terbaik (better eating qua/ty), tanpa biji (seedless), bentuk yang bagus (better performance) dan sedang digemari (trendsetter).

Di akhir arahan Kepala Badan yang disampaikan Sekretaris Badan Litbang Pertanian menyambut positif diadakannya Raker Puslitbanghorti ini, diharapkan dari raker ini dapat dirumuskan tindak lanjut kegiatan yang saling koordinasi, integrasi, sinergi dan sinkronisasi lebih terarah dengan output yang spesifik, terukur, dapat dicapai, Realistic dan jelas capaian waktunya.

 

favicon sertifikasi
BALAI PENELITIAN TANAMAN SAYURAN
Jl. Tangkuban Perahu 517,Kotak Pos 8413 Lembang 40391 - Jawa Barat - Indonesia.

Waktu Pelayanan

  • Senin s/d Kamis
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 12.00 - 13.00 WIB
  • Jumat
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 11.30 - 13.00 WIB
Connect With Us