Benih CabaiDilaporkan bahwa biji cabai dapat membawa penyakit (seed-bornedisease) dan ini cukup membahayakan tanaman-tanaman berikutnya. Patogen yang terbawa ini adalah dari kelompok patogen hidup dan gejala penyakit umumnya tidak muncul pada biji.

 

 

1. Bakteri

Penyakit : Tidak bernama
Patogen : Xanthomonas campestris pv. vesicatoria
Gejala : Tidak tampak, penampakan biji seperti biji normal yang sehat

Pencegahan dan pengendalian :
1. Gunakan benih bersertifikat
2. Rendam dengan NaOCl 1,3% selama 1 menit atau larutan CuSO4 konsentrasi 0,75% selama 10 menit.

2. Cendawan

Penyakit : Tidak bernama
Patogen : Colletotrichum spp. (capsici dan gloeosporioides)
Gejala : Tidak semua biji yang tercemar memperlihatkan gejala, ada kalanya nampak seperti biji yang sehat, bersih dan bebas cemaran. Biji yang terkontaminasi cendawan ini berwarna hitam atau coklat kehitaman dengan bentuk biji tidak bernas (Gambar 1).

Pencegahan dan pengendalian :
1. Gunakan benih bersertifikat
2. Tidak mengikutsertakan biji yang berbentuk dan berwarna abnormal.

3. Beri perlakuan perendaman dengan air panas ± 55°C selama 30 menit, atau fungisida dari golongan sistemik (seperti Triazole atau Pyrimidin 0,05-0,1%) selama kurang lebih satu jam.

3. Virus

Penyakit : Tidak bernama
Patogen : Tobacco Mosaic Virus (TMV), kadang Cucumber Mosaic Virus (CMV)
Gejala : Tidak tampak, penampakan biji seperti biji normal yang sehat

Pencegahan dan pengendalian :
1. Gunakan benih yang berserfikat
2. Direndam dalam larutan 10% Na3PO4 selama 1-2 jam, kalau bijinya kering rendam sampai 1 malam.

 

Sumber : Monograft no. 31 Balitsa

Penulis  : Ati Srie Duriat, Neni Gunaeni, dan Astri W. Wulandari

 

favicon sertifikasi
BALAI PENELITIAN TANAMAN SAYURAN
Jl. Tangkuban Perahu 517,Kotak Pos 8413 Lembang 40391 - Jawa Barat - Indonesia.

Waktu Pelayanan

  • Senin s/d Kamis
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 12.00 - 13.00 WIB
  • Jumat
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 11.30 - 13.00 WIB
Connect With Us