Aksi Balitbangtan Bawang MerahPerhatian pada komoditas bawang merah dan cabai merah menjadi sangat penting, setelah berkali-kali harga kedua komoditas tersebut mencapai nilai yang 'menakjubkan' dan oleh Bank Indonesia terindikasi menjadi salah satu penyebab inflasi.
Kementerian Pertanian pun mencanangkan Program Renaksi Bawang Merah dan Cabai Merah. Untuk komoditas bawang merah, oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), rencana aksi tersebut diimplementasikan dalam beberapa kegiatan, antara lain, pengenalan teknologi perbenihan dan budidaya bawang merah kepada 22 Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), penyediaan benih bawang merah untuk ditanam di sembilan lokasi BPTP, serta pendampingan teknologi di beberapa lokasi kegiatan bawang merah.
Tidak hanya itu, dilakukan pula pengembangan bawang merah dalam polybag di tiga kota besar yaitu Surabaya, Jakarta dan DIY, penyediaan teknologi perangkap berferomon (Feromon-exi) untuk mengendalikan ulat bawang merah Spodoptera exigua serta distribusi buku dan CD budidaya dan pasca panen bawang merah dan cabai merah.
Dalam aksi tersebut, BPTP Sumatera Utara, BPTP Sumatera Barat, BPTP Riau, BPTP Kalimantan Tengah, BPTP Sulawesi Selatan, BPTP Nusa Tenggara Barat, BPTP Jawa Tengah, BPTP Jawa Barat dan BPTP Yogyakarta membuat perbenihan bawang merah. Dari benih bawang merah yang diserahkan sekitar 1800 kg, sampai dengan bulan November 2014 menghasilkan + 7.367 kg panen basah dan masih ada yang akan panen di bulan Februari 2015.
Beberapa hal lain yang telah dicapai dari aksi ini antara lain peningkatan kemampuan 22 BPTP untuk produksi benih dan budidaya bawang merah, kemampuan menghasilkan umbi mini Trisula di BPTP Sulsel dan BPTP Jateng, kemampuan menghasilkan TSS di BPTP Sumut dan Sulsel, benih 35 ton bawang merah oleh Balitsa serta kerja sama pengembangan bawang merah dengan BI khusus untuk BPTP Kalteng dan BPTP Sumut.
Pada kegiatan Renaksi ini, belum di semua lokasi menunjukkan keberhasilan sesuai dengan yang diharapkan, namun yang terpenting adalah dimulainya aksi pengembangan bawang merah untuk mencapai kedaulatan pangan. Sebelum mendapatkan hasil yang besar harus dimulai dari hal yang kecil, inilah sumbangan Balitbangtan untuk kemajuan pengembangan bawang merah Indonesia.
Informasi lebih lanjut : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura

favicon sertifikasi
BALAI PENELITIAN TANAMAN SAYURAN
Jl. Tangkuban Perahu 517,Kotak Pos 8413 Lembang 40391 - Jawa Barat - Indonesia.

Waktu Pelayanan

  • Senin s/d Kamis
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 12.00 - 13.00 WIB
  • Jumat
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 11.30 - 13.00 WIB
Connect With Us