Tanaman kentang (Solanum tuberosum L ) merupakan komoditas yang mendapat prioritas dikarenakan kentang ini dapat digunakan sebagai sumber karbohidrat dan mempunyai potensi dalam program diversifikasi pangan.

Dalam usaha penyediaan benih sumber kentang diperlukan suatu cara untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas. Salah satu caranya dengan metoda kultur jaringan untuk mengeliminasi (membersihkan) penyakit sistemik tertama virus. Dilanjutkan dengan mikropropagasi dan perbanyakan cepat di screen house untuk memproduksi benih dalam bentuk stek atau umbi mini (Mellor and Smith, 1967 : Roca et al , 1978).
Pengadaan benih dapat dilakukan dengan teknik kultur jaringan (mikropropagasi dilanjutkan dengan perbanyakan cepat untuk memproduksi umbi mini pada tanaman kentang Beberapa hasil penelitian Karjadi (1996), teknik perbanyakan cepat ini menguntungkan bila ditinjau dari program perbenihan kentang. Dikarenakan dengan cara ini dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas kentang dalam waktu yang relatif singkat.
Berikut video yang menjelaskan tahapan produksi benih kentang pada petani penangkar benih kentang.

Teknologi Produksi Benih Kentang Bebas Virus

favicon sertifikasi
BALAI PENELITIAN TANAMAN SAYURAN
Jl. Tangkuban Perahu 517,Kotak Pos 8413 Lembang 40391 - Jawa Barat - Indonesia.

Waktu Pelayanan

  • Senin s/d Kamis
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 12.00 - 13.00 WIB
  • Jumat
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 11.30 - 13.00 WIB
Connect With Us