121 profesor risetBOGOR – Profesor Riset di Kementerian Pertanian bertambah tiga, yang dikukuhkan oleh Kepala LIPI Prof. Dr. Iskandar Zulkarnain Kamis (11/12/2014) di Auditorium Sadikin Sumintawikarta, Bogor. Jumlah Profesor Riset Dengan pengukuhan ini membuat Kementerian Pertanian kini mempunyai 121 profesor riset, tertinggi dari semua lembaga.
Tiga professor riset yang dikukuhkan yaitu Dr. Jermia Limbongan, MS; Ir. Agus Hermawan, M.Si, Ph.D dan Dr. Muhammad Noor, MS yang masing-masing menyampaikan naskah orasi berjudul ‘Teknologi Multiplikasi Bibit Bermutu untuk Peningkatan Produktivitas dan Kualitas Hasil Tanaman Kakao’; ‘Peran Teknologi dan Kelembagaan Usaha Tani Konservasi dalam Optimalisasi Lahan Kering’; dan ‘Teknologi Pengelolaan Air dalam Menunjang Optimalisasi Lahan dan Intensifikasi Pertanian di Lahan Rawa Pasang Surut”.
Menteri Pertanian (Mentan) dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Badan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Dr. Haryono mengatakan bahwa sesuai arahan Presiden dalam Sidang Kabinet pada tanggal 3 November 2014, pembangunan pertanian diarahkan untuk mencapai swasembada padi, jagung dan kedelai dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan paling lambat tahun 2017. Target produksi tahun 2015 adalah padi 73,40 juta ton, jagung 20,00 juta ton, kedelai 1,20 juta ton, gula 2,95 juta ton dan daging sapi 0,52 juta ton.
Untuk mewujudkan target ini pemerintah memberikan perhatian khusus pada beberapa permasalahan yang ada, diantaranya 46,03 % infrastruktur jaringan irigasi rusak, alih fungsi lahan yang mencapai 100-110 ribu ha/tahun, dampak perubahan iklim berupa kekeringan atau kebanjiran sehingga mempengaruhi jadwal tanam, mutu kualitas panen rendah dan kehilangan hasil mencapai 10,82%, skim pembiayaan yang belum berpihak pada petani, serta lemahnya koordinasi karena adanya ego sektoral.
Dalam menghadapi masalah tersebut, telah dicanangkan beberapa langkah operasional di antaranya upaya rehabilitasi jaringan irigasi primer, sekunder, dan tersier.
Mentan juga menaruh harapan besar kepada Balitbangtan untuk dapat mengawal berbagai upaya ini, dengan terus melakukan penyempurnaan pada perencanaan yang dilakukan, bersama eselon satu terkait.
Mentan sangat mengapresiasi hasil pemikiran yang telah dituangkan oleh ketiga profesor riset yang baru saja dikukuhkan karena apa yang digagas sangat relevan dengan upaya Kementerian Pertanian dalam membangun pertanian ke depan, terutama dalam menggerakkan ekonomi perdesaan.
Sumber : Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

favicon sertifikasi
BALAI PENELITIAN TANAMAN SAYURAN
Jl. Tangkuban Perahu 517,Kotak Pos 8413 Lembang 40391 - Jawa Barat - Indonesia.

Waktu Pelayanan

  • Senin s/d Kamis
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 12.00 - 13.00 WIB
  • Jumat
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 11.30 - 13.00 WIB
Connect With Us