BatrawaliCiri – cirinya Tanaman/tumbuhan berbentuk semak, mernanjat, tahunan. Batang bulat, berkayu, permukaan berbenjol-benjol, bercabang, hijau. Daun tunggal, tersebar, bentuk jantung, ujung runcing, tepi rata, pangkal berlekuk, parang 7-12 cm. Lebar 7-11 cm, bertangkai, pertulangan menjari, tangkai daun menebal pada pangkal dan ujung, hijau. Bunga majemuk, bentuk tandan, terletak pada batang, kelopak tiga, bulat telur, kecil, mahkota enam, bentuk benang, bulat telur, hijau, benang sari enam. tangkai hijau muda, kepala sari kuning, hijau muda. Buah batu, kecil, hijau. Akar tunggang, putih kotor.

Penyebaran : Tanaman/tumbuhan ini berasal dari Cina. Habitat :Tumbuh dengan ketinggian 1.000 m dpl dan dapat ditemukan di daerah pantai.

Kandungan kimia : Brotowali mengandung alkaloid, damar lunak, pati, glikosida pikroretosid, zat pahit pikroretin, harsa, berberin, palmatin, kolumbin (akar), kokulin (pikrotoksin). Bagian tanaman yang digunakan adalah batang dan akar.
Cara kerja : Bersifat sebagai insektisida

Khasiat lain :
Manfaat lain brotowali adalah untuk obat luka, koreng, kudis, menambah nafsu makan, malaria, demam, hepatitis, diabetes dan rematik.

Metode pembuatan :

 

Bahan danAlat

CaraPembuatan

Cara Penggunaan

OPT Sasaran

Ekstrak Brotowali 200gbatang brotowali

1 liter air

Alat penumbuk/ Blender

Pisau Ember

   

Rajang batang brotowali. Rendam dalam1 liter air. Aduk hinggarata. Saring.

 

 

Rendam benih yang akan ditanam selama 24 jam

  

Ulat daun kubis, penggerek batang,wereng, belalang


favicon sertifikasi
BALAI PENELITIAN TANAMAN SAYURAN
Jl. Tangkuban Perahu 517,Kotak Pos 8413 Lembang 40391 - Jawa Barat - Indonesia.

Waktu Pelayanan

  • Senin s/d Kamis
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 12.00 - 13.00 WIB
  • Jumat
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 11.30 - 13.00 WIB
Connect With Us