Ulat GrayakTim inventor dari Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian (BB Biogen), Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) berhasil menemukan cara mengatasi hama ulat grayak dengan zat yang diberi nama fero grayak.

Ulat grayak mempunyai sifat polyfag (makan semua tanaman) sehingga tidak hanya menyerang tanaman padi, tetapi malah lebih sering tanaman cabai, bawang merah, dan kedelai yang jadi sasaran. Hama ini dapat menyerang suatu tanaman dengan sangat cepat. Dalam sehari suatu tanaman dapat habis daunnya karena diserang gerombolan ulat grayak.
Serangan terjadi biasanya pada malam hari. Siang harinya larva ulat bersembunyi pada pangkal tanaman, dalam tanah atau di tempat-tempat yang tersembunyi. Ulat ini juga menyerang padi yang sudah mulai menguning sehingga tanaman membusuk dan mati. Serangan saat padi menguning atau keluar malai inilah yang sangat merugikan petani.
Menyadari akan bahayanya ulat grayak ini, tim inventor dari Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian (BB Biogen), Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Kementerian Pertanian melakukan penelitian untuk mengatasinya. Mereka yang terdiri dari I Made Samudera, Harnoto, Dodin Koswanudin, dan Rafika Yuniawati ini berhasil menemukan cara mengatasi ulat tersebut dengan zat yang diberi nama fero grayak.
Menurut Made, hama target dari fero grayak adalah imago jantan ulat grayak. Fero grayak mengandung bahan aktif sintetik yang bersifat atraktif menangkap imago jantan. Bahan aktif ini digunakan sebagai perangkap untuk mengendalikan ulat grayak pada tanaman.
Pengendalian ulat grayak sampai saat ini masih mengandalkan insektisida. Dengan demikian, tambah Made, fero grayak memberikan alternatif bagi pengendalian ulat grayak yang lebih ramah lingkungan. Populasi serangan jantan yang terperangkap dalam fero grayak akan menghambat perkawinan sehingga populasi serangan berikutnya menurun.
 Artikel selengkapnya bisa Anda baca di Majalah Sains Indonesia Edisi Khusus 40 Tahun Balitbangtan Agustus 2014

 

favicon sertifikasi
BALAI PENELITIAN TANAMAN SAYURAN
Jl. Tangkuban Perahu 517,Kotak Pos 8413 Lembang 40391 - Jawa Barat - Indonesia.

Waktu Pelayanan

  • Senin s/d Kamis
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 12.00 - 13.00 WIB
  • Jumat
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 11.30 - 13.00 WIB
Connect With Us