DSC 0407

Sebanyak 22 ahli hortikultura dari negara-negara Asia Tenggara tampak bersemangat begitu melihat displai atas konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Sepanjang kunjungan lapangan di kebun Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa), Lembang, Jawa Barat, mereka terus bertanya kepada penelitinya mengenai KRPL. Anggota delegasi dari Singapura, Poh Bee Ling, yang juga direktur horticulture department Agri-Food and Veterinary Authority of Singapore tertarik saat melihat dari dekat displai konsep KRPL. Rasa keingintahuan membuat dirinya tak henti-hentinya menggali informasi lebih banyak tentang KRPL. Termasuk menanyakan cara mendapatkan pot untuk tanaman sayuran yang disusun secara vertikal.
“Menanam sayuran secara vertikal menjadi solusi yang tepat untuk lahan pertanian yang sangat terbatas. Konsep KRPL ini sangat tepat bagi negara kami,” kata Poh Bee Ling.
Hal yang sama juga diungkapkan Jesus Aspuria, delegasi asal Filipina. Menurutnya, konsep KRPL ini sangat tepat diterapkan di pekarangan rumah. “Konsep KRPL sangat bagus. Ini menjadi inspirasi bagi negara kami,” kata Jesus Aspuria kepada Majalah Sains Indonesia di sela-sela pertemuan ASEAN-AVRDC Regional Network for Vegetable Research and Development (AARNET), di Bandung, Jawa Barat, belum lama ini.
Pertanyaan serupa juga datang dari para ahli hortikultura yang terkait dengan riset dan pengembangan, teknologi penelitian pascapanen sayuran dari delegasi Brunei Darussalam dan Malaysia. “Pertanyaan yang paling sering dilontarkan adalah bagaimana mengelola sayuran yang baik di halaman rumah. Mereka juga sangat interes dan tertarik dengan berbagai jenis sayur-sayuran yang kami kembangkan,” kata Dr Iteu M Hidayat, peneliti Balitsa, Badan Litbang Pertanian, yang mendampingi delegasi selama kunjungan lapangan di kebun bibit Balitsa.

DSC 0462
Kepala Badan Litbang Pertanian, Haryono, saat membuka pertemuan AARNET ke-9 diBandung, Jawa Barat, 13 Maret 2014, menyampaikan konsep KRPL. “Sebagai tuan rumah, Indonesia menawarkan konsep KRPL kepada peserta delegasi. Ternyata konsep tersebut menjadi inspirasi bagi mereka,” kata Haryono.


Sumber : Majalah Sains Indonesia Edisi 28

favicon sertifikasi
BALAI PENELITIAN TANAMAN SAYURAN
Jl. Tangkuban Perahu 517,Kotak Pos 8413 Lembang 40391 - Jawa Barat - Indonesia.

Waktu Pelayanan

  • Senin s/d Kamis
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 12.00 - 13.00 WIB
  • Jumat
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 11.30 - 13.00 WIB
Connect With Us