Workshop PuslitBandung. Sebagai tindak lanjut Sidang Kabinet Terbatas Bukit Tinggi pada Oktober 2013 yang menetapkan bawang merah dan cabai merah sebagai komoditas pangan penting, Badan Litbang Pertanian pada tanggal 18-21 Maret 2014 menyelenggarakan Workshop Implementasi Dukungan Pengembangan Kawasan Agribisnis Hortikultura dan Rencana Aksi Bawang Merah dan Cabai Merah di Bandung. Workshop ini dilaksanakan dengan tujuan mensinkronkan kegiatan rencana aksi Bawang Merah dan Cabai Merah, sinkronisasi rencana kegiatan PKAH antara Puslitbang Hortikultura dengan BPTP, penyusunan rancang bangun tiap lokasi kegiatan, serta dilanjutkan pelatihan bagi pelaksana Renaksi. Workshop dihadiri oleh sekitar 70 peserta yang meliputi perwakilan dari 24 BPTP, perwakilan dari beberapa UK Badan Litbangtan, Ditjen Hortikultura, dan Bank Indonesia.

Workshop dibuka oleh Kepala Badan Litbangtan yang diwakili oleh Plt. Sesba yaitu Bp. Dr. Prama Yufdy, MSc. Beliau menyambut baik diselenggarakannya workshop, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa workshop DPKAH dapat dimanfaatkan sebagai forum penyusunan rancang bangun implementasi DPKAH sesuai target di masing-masing daerah dan peningkatan pengetahuan serta keterampilan teknologi perbenihan dan budidaya cabai dan bawang merah untuk mendukung pencapaian program renaksi bawang merah dan bawang merah, yaitu penyediaan produk guna memenuhi kebutuhan dalam negeri secara berkelanjutan, stabilisasi harga dan menekan inflasi. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menyatukan persepsi dan gerak langkah bagi semua pihak dalam memberikan dukungan inovasi pada pembangunan kawasan agribisnis hortikultura yang merupakan salah satu program utama Kementerian Pertanian dengan tujuan untuk meningkatkan daya saing, nilai tambah dan kesejahteraan masyarakat.

Data dari Bank Indonesia menyebutkan bawang merah dan cabai merah pernah menjadi penyumbang inflasi terbesar, untuk itu Renaksi Bawang Merah dan Cabai Merah secara bersama-sama dilakukan oleh Badan Litbang Pertanian dan Ditjen Hortikultura yang mengimplementasikannya dalam Kawasan Hortikultura serta Bank Indonesia yang bekerja sama dengan Pemerintah daerah mendukung dalam pengembangan Bawang Merah dan Cabai Merah didaerah.

Pada kesempatan ini disusun pula rancang bangun untuk untuk mendesain pengintegrasian inovasi ke dalam sistem agribisnis hortikultura dalam bentuk "pilot model sebagai embrio berkembangnya usaha industrial yang memadukan seluruh segmen usaha hortikultura berbasis unggulan lokal dari hulu sampai ke hilir dalam ikatan kelembagaan yang efektif dan berkelanjutan".

Sepanjang workshop terjadi interaksi dan diskusi yang menuju kepada kesepakatan dan komitmen setiap instansi dalam melakukan Renaksi Bawang Merah dan Cabai Merah. Seperti yang disampaikan oleh Bp. Presiden RI dalam sidang kabinet terbatas Bukit Tinggi "Yes we can, together we can", memberikan motivasi untuk pengembangan hortikultura nasional lebih maju.

 

Sumber : Puslitbanghortikultura

favicon sertifikasi
BALAI PENELITIAN TANAMAN SAYURAN
Jl. Tangkuban Perahu 517,Kotak Pos 8413 Lembang 40391 - Jawa Barat - Indonesia.

Waktu Pelayanan

  • Senin s/d Kamis
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 12.00 - 13.00 WIB
  • Jumat
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 11.30 - 13.00 WIB
Connect With Us