Perbanyakan BenihBuah cabai yang di panen, sebelum di lakukan processing benih dilakukan sortasi terlebih dahulu dengan tujuan, memilih buah cabai yang baik dan sehat tidak terkontamisasi hama dan penyakit untuk dijadikan benih, sedangkan buah cabai yang tidak baik dipisahkan tidak diambil benihnya.
    Processing benih cabai bisa dilakukan dengan cara manual. Dengan cara :
1.    Cara processing basah
2.    Cara processing kering

Processing basah
    Buah cabai yang terpilih, dipotong ujung dan pangkal buahnya, lalu dibelah, kemudian di masukkan ke ember yang sudah diisi air, dilakukn permentasi selama 1-2 malam, untuk supaya cepat dilakukan pengadukan, agar biji cabai terlepas dari kulit buah nya. Biji cabai yang berisi akan tenggelam dan yang hampa akan terapung.
    Procesiing dapat mempercepat pengerjaannya, sehingga bisa mengurangi biaya tenaga kerja . setelah di fermentasi kulit buah cabai akan terbalik keluar sehingga biji nya terlepas ke air, untuk selanjutnya kulit buah cabai diangkat, kemudian biji cabainya dicuci dan ditiriskan .
     Untuk mempercepat proses pengeringan biji cabai dijemur dibawah matahari selama 5-7 hari sampai kering dengan kadar air 5-7% atau dikeringkan di  gudang pengering dengan suhu 34 s/d 35◦ C selama 3 hari 3 alam sampai mencapai kadar air 5 s/d 7 %.

 

favicon sertifikasi
BALAI PENELITIAN TANAMAN SAYURAN
Jl. Tangkuban Perahu 517,Kotak Pos 8413 Lembang 40391 - Jawa Barat - Indonesia.

Waktu Pelayanan

  • Senin s/d Kamis
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 12.00 - 13.00 WIB
  • Jumat
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 11.30 - 13.00 WIB
Connect With Us