Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian telah menyelenggarakan Rapat Kerja pada tanggal 12-14 Februari 2014 di Hotel Orchid Garden, Malang.

        Raker dihadiri 95 perserta, yang terdiri atas Ka. Badan Litbang Pertanian, Kapus/Ka BB, eselon III dan IV, profesor riset, para peneliti dan teknisi lingkup Puslitbang Hortikultura, Kepala BPTP Jawa Timur, peneliti dari Puslitbangtan, BB-Biogen, BB-Pasca panen, BB-Mektan, dan BP2TP dan peneliti BB-Biogen. Raker di buka oleh Kepala Badan yang diwakili Kapuslitbang Hortikultura. Raker ini juga mengundang beberapa narasumber dari Badan Litbang Pertanian yaitu Dr. Mahendro dan Ir, Agus Muharram MS, dan Dr. Robert Manurung dari Institut Teknologi Bandung.

       Rapat Kerja Terbatas Puslitbang Hortikultura tahun 2014 dibuka oleh Kepala Badan Litbang Pertanian diwakili oleh Kepala Puslitbang Hortikultura. Rapat Kerja Terbatas Tahun 2014 Puslitbang Hortikultura dilaksanakan dengan tema:
“Penyusunan Renstra Puslitbang Hortikultura 2015 – 2019 melalui penerapan 9 Subsistem Inovasi Badan Litbang Pertanian dan Pengembangan Science, Innovation, Networks mendukung Pertanian Bioindustri”

Tujuan penyelenggaraan Rapat Kerja Terbatas Puslitbang Hortikultura tahun 2014 adalah sebagai berikut : 

Melakukan penyempurnaan draft Rencana Strategis (renstra) Puslitbang Hortikultura tahun 2015 – 2019;
2. Melakukan penyusunan Indikator Kinerja Balit lingkup Puslitbang Hortikultura tahun 2015 – 2019;
3. Merumuskan kegiatan yang bersifat koordinasi antar UK/Instansi terkait tahun 2015 – 2019 mendukung pertanian bio-industri
4. Merumuskan Rencana Aksi dukungan Badan Litabang Pertanian terhadap pencapaian sasaran 7 komoditas utama Kementan tahun 2014
5. Melakukan validasi data Sumber Daya Manusia dan Sarana Prasarana lingkup Puslitbang Hortikultura serta merumuskan Grand Design Pengelolaan Sumber Daya Litbang Hortikultura (Sarana prasana yang high profile, UPBS, serta dukungan anggarannya) tahun 2015 – 2019;
          Dalam rangka menjalankan tugas dan fungsinya, Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa) sebagai UPT lingkup Puslitbang Hortikultura harus menekankan kegiatan yang dilaksanakan dalam 9 subsistem inovasi Badan Litbang Pertanian yang meliputi: Pengelolaan Sumber Daya, Sistem Produksi, Pasca Panen/Pengolahan, Logistik/Distribusi, Pengelolaan Lingkungan, Pemasaran Hasil, Inovasi Kelembagaan, Dukungan Manajemen, dan Blok Program yang diselaraskan dengan bioekonomi dan bertumpu pada Bioteknologi dan Bioenjinering.
       Pada kesempatan ini Balitsa melalui Kepala Balai Dr. Liferdi, MSi menyampaikan Rencana Kerja Balai pada tahun 2015 – 2019 (Rencana Strategis, Kegiatan Unggulan Kooperatif mendukung Program Kementan, Pengembangan Kerja Sama dan Diseminasi serta Grand Design Pengelolaan Sumber Daya Litbang yang High Profile).
Penutupan dilakukan oleh Kepala Badan Litbang Pertanian Dr. Haryono, MSc. Pada sambutannya beliau menghimbau pembangunan hortikultura harus mengacu pada “terwujudnya sistem pertanian-bioindustri berkelanjutan” yang menghasilkan beragam produk bernilai tambah tinggi dari sumber daya hayati tropika”. Strateginya adalah optimalisasi pemanfaatan sumberdaya alam (lahan, air, genetik dan iklim), pengembangan sistem inovasi ilmu pengetahuan (bioscience) dan rekayasa teknologi (bioengineering), pengembangan sistem usahatani bio/agro industri dan bio/agroservices terpadu.

favicon sertifikasi
BALAI PENELITIAN TANAMAN SAYURAN
Jl. Tangkuban Perahu 517,Kotak Pos 8413 Lembang 40391 - Jawa Barat - Indonesia.

Waktu Pelayanan

  • Senin s/d Kamis
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 12.00 - 13.00 WIB
  • Jumat
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 11.30 - 13.00 WIB
Connect With Us