Ka. Badan PublikKepala Badan Litbang Pertanian Dr. Haryono menghadiri uji coba alat mekanisasi pertanian pemanen Indo Combine Harvester dan mesin penanam Jajar Legowo Jarwo Transplanter di Balai Besar Penelitian Padi Sukamandi Jawa Barat (7/8/2013).


Mesin hasil para perekayasa Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP Mektan) ini telah disesuaikan dengan kondisi lahan sawah para petani yang pada umumnya memiliki luasan sempit.

Mesin Jarwo Transplanter misalnya, dirancang untuk mempermudah dan mempercepat petani dalam menerapkan penanaman padi dengan sistem Jajar Legowo 2:1 dengan biaya yang lebih murah dan cepat, dibandingkan dengan tanam dengan tenaga manusia.


Usai menguji coba secara langsung Indo Combine Harvester dan Jarwo Transplanter, Dr Haryono menjelaskan bahwa untuk mesin pemanen Indo Combine Harvester mampu mengurangi pemakaian tenaga kerja dari kisaran penggunaan tenaga kerja 30 – 50 HOK/ha menjadi hanya tiga orang per mesin pemanen. Satu unit mesin pemanen padi dapat memanen padi seluas 4 – 6 ha/hari sehingga sangat membantu kecepatan dan efisiensi panen padi, susut panen dapat ditekan bisa menjadi 2 - 5%.


Hal ini karena pada proses potong-angkut-rontok-kemas pada cara manual dilakukan dalam satu proses (potong-rontok-pembersihan-sortasi-kemas) terkuasai dalam mesin harvester. Demikian pula alat penanam jajar legowo,Jarwo Tranplanter memiliki keunggulan antara lain, satu unit mesin tanam yang sudah ada di petani mampu menggantikan 20 tenaga kerja tanam per hektar sehingga mampu menurunkan biaya tanam sekaligus mempercepat waktu tanam.


Kepala Badan juga menegaskan pentingnya komunikasi publik untuk mendiseminasikan hasil-hasil riset pertanian ke ranah publik. Disamping itu juga mengatakan, “Be careful we have to supply the demand, kita harus terus mensuplai logistik dan permintaan di bidang pertanian, untuk menjawabdemand dari masyarakat saat ini."

Tujuan utama dari sistem pertanian industrial adalah untuk meningkatkan kemandirian pangan, nilai tambah, daya saing dan ekspor produk pertanian yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan para pelaku usahatani.


Badan Litbang Pertanian sebagai salah satu pemangku kepentingan pembangunan pertanian yang berada pada sub sistem hulu, mempunyai peran strategis dalam berkontribusi mewujudkan sistem pertanian industrial unggul yaitu sebagai institusi penghasil teknologi inovatif yang mampu meningkatkan produksi dan produktivitas. Berbagai teknologi pengembangan produk pertanian yang dihasilkan Badan Litbang Pertanian, diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah, memacu daya saing produk pertanian.


sumber : Badan Litbang Pertanian

favicon sertifikasi
BALAI PENELITIAN TANAMAN SAYURAN
Jl. Tangkuban Perahu 517,Kotak Pos 8413 Lembang 40391 - Jawa Barat - Indonesia.

Waktu Pelayanan

  • Senin s/d Kamis
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 12.00 - 13.00 WIB
  • Jumat
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 11.30 - 13.00 WIB
Connect With Us