300 teknologi“Indonesia berpotensi memegang peran sangat strategis di FAO, namun hingga saat ini baru bisa menempatkan satu orang posisi Direktur di FAO”. Demikian disampaikan Prof. Indroyono Susilo, Direktur Kelautan dan Perikanan, FAO Roma pada saat bertindak sebagai Guest Lecture di hadapan para Kepala UK/UPT, FKPR, Peneliti, Penyuluh, dan Perekayasa Badan Litbang Pertanian pada tanggal 25 Mei 2013 di  Kampus Pertanian Cimanggu.

Disampaikan juga bahwa pada tanggal 16 Juni 2013 nanti, Indonesia akan mendapatkan penghargaan dari FAO terkait pencapaian MDG-1. Tentu pencapaian yang monumental ini tidak terlepas dari peran serta Badan Litbang Pertanian dalam penyediaan inovasi teknologi untuk peningkatan produktivitas di lapangan. Baik berupa benih unggul, pupuk, alsintan, maupun teknologi budidaya pendukungnya, imbuh Prof. Indroyono.

Prof. Indroyono juga sangat mengharapkan Badan Litbang Pertanian dapat mengambil peran internasional yang lebih besar melalui penguatan strategi kerjasama global dengan berbagai lembaga-lembaga Internasional, termasuk FAO. Hal ini tentu sejalan dengan visi Badan Litbang Pertanian menjadi lembaga penelitian berkelas dunia, yang diaktualisasikan melalui penerapan manajemen korporasi dengan mengedepankan penguatan aspek science,innovation, dan networks.

Sebagai tindak lanjut pertemuan tersebut, Kepala Badan Litbang Pertanian Dr. Haryono mengatakan adanya berbagai skenario kerjasama teknis antara Badan Litbang Pertanian dengan FAO yang akan segera dipersiapkan.

"Dalam kurun waktu 2-3 tahun ini," tambah Dr. Haryono, "Badan Litbang Pertanian juga telah menginisiasi berbagai model inovasi terkait dengan food security dan food safety secara berkelanjutan yang sangat sejalan dengan program pokok FAO, seperti model kawasan rumah pangan lestari (m-KRPL), model pembangunan pertanian ramah lingkungan lestari (m-P2RL2), laboratorium lapang bersama (LLIB) yang dilaksanakan bersama pemerintah daerah."

 

Pada akhir acara, diserahkan contoh publikasi Badan Litbang Pertanian seperti Buku 300 Teknologi Inovatif, buku:  KRPL, Perubahan Iklim, Inovasi Pasca Panen, Padi untuk Rakyat, dan video klip KRPL oleh Kepala Badan Litbang Pertanian kepada Prof. Indroyono. Selanjutnya publikasi tersebut diharapkan dapat dijadikan sebagai koleksi di perpustakaan FAO, Roma.


Sumber : Badan Litbang Pertanian


favicon sertifikasi
BALAI PENELITIAN TANAMAN SAYURAN
Jl. Tangkuban Perahu 517,Kotak Pos 8413 Lembang 40391 - Jawa Barat - Indonesia.

Waktu Pelayanan

  • Senin s/d Kamis
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 12.00 - 13.00 WIB
  • Jumat
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 11.30 - 13.00 WIB
Connect With Us