Climate Change 2

JAKARTA – Badan Litbang Pertanian turut berpartisipasi dalam pameran Climate Change Education Expo yang diselenggarakan di JCC pada tanggal 18-21 April 2013.  Tema pameran kali ini adalahWork Together, to Save Tomorrow Today’ dan diselenggarakan oleh Dewan Nasional Perubahan Iklim dan Kementerian Lingkungan Hidup.

 

Badan Litbang Pertanian menampilkan berbagai inovasi teknologi terkait dengan adaptasi perubahan iklim, diantaranya adalah berbagai varietas padi, jagung, kedelai dan cabai tahan kekeringan, aneka sayuran indegenous, demo kalender tanam terpadu (KATAM Terpadu), Automatic Weather Station(AWS), dan berbagai alat uji tanah. Kegiatan ini menyadarkan kita semua untuk terus berinovasi mensiasati perubahan iklim.

 

Selain pameran rangkaian kegiatan yang turut meramaikan adalah dialog interaktif, bedah buku dan pemutaran film tentang perubahan iklim. Dalam sambutan pembukaannya, Menteri Lingkungan Hidup Prof. Dr. Balthasar Kambuaya menyatakan bahwa dampak perubahan iklim ini sudah kita rasakan secara global. Banyak masalah yang timbul akibat perubahan 

iklim diantaranya masalah bencana alam, gagal panen

yang akan mempengaruhi ketahanan pangan, lenyapnya

pulau-pulau dan kelangkaan air bersih.

“Perlu langkah konkrit dan kontinyu  untuk

menanggulanginya, yaitu dengan cara mitigasi dan

adaptasi terhadap perubahan iklim global ini,” demikian

ungkap Balthasar.


 Sumber : Badan Litbang Pertanian

favicon sertifikasi
BALAI PENELITIAN TANAMAN SAYURAN
Jl. Tangkuban Perahu 517,Kotak Pos 8413 Lembang 40391 - Jawa Barat - Indonesia.

Waktu Pelayanan

  • Senin s/d Kamis
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 12.00 - 13.00 WIB
  • Jumat
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 11.30 - 13.00 WIB
Connect With Us