Tanggal 11 Juni 2021 Balai Penelitian Tanaman Sayuran mendapatkan kunjungandari Tim Teknis Keamanan Hayati dalam rangka monitoring kegiatan penelitian Lapang Uji Terbatas (LUT) kentang transgenik tahan hawardaun. Tujuan kegiatan ialah untuk mendapatkan varietas kentang yang tahan penyakit hawardaun (P. infestans) atau penyakit lodoh. Penelitian ini merupakan Kerjasama Badan Litbang Pertanian dalam hal ini BB Biogen dan Balitsa dengan 3 Universitas di Amerika yaitu Michigan University, Idaho University dan Minesota University dengan dana penelitian hibah dari USAID. Penelitian saat ini berumur 51 hari sudah terlihat bahwa tanaman yang tidak tahan lodoh sudah terserang antara 60 – 100%  sedangkan untuk klon –klon transgenic tidak menandakan adanya seragan penyakit lodoh. Kalau ini berlanjut sampai panen maka akan mengurangi penggunaan pestisida antar 50 - 80% atau setara dengan penghematan  Rp. 15,000,000 – 24,000,000 untuk per hektarnya.

Gen ketahanan yang dimasukan kedalam varietas Granola berasal dari kerabat kentang liar yaitu Rpi-Msq 1, Rpi-blb2 dan Rpi-vnt1.  Hasil Penelitian yang lebih dahulu telah berhasil didaftarkan dan sebentar lagi siap untukdimanfaatkan petani ialah kentang transgenik dengan nama Bio Granola yang berhasil memasukan gen RB kedalam varietas granola. Hasil Pengujian di Lapangan Balitsa pada awal tahun 2021 pada musim penghujan Bio Granola dapat menghasilkan 30 ton per hektar sementara Granola bukan transgenik hanya 16 ton/ha.

favicon sertifikasi
BALAI PENELITIAN TANAMAN SAYURAN
Jl. Tangkuban Perahu 517,Kotak Pos 8413 Lembang 40391 - Jawa Barat - Indonesia.

Waktu Pelayanan

  • Senin s/d Kamis
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 12.00 - 13.00 WIB
  • Jumat
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 11.30 - 13.00 WIB
Connect With Us