Sebagai rangkaian dari bimtek padat karya diseminasi inovasi teknologi hortikultura, puslitbang hortikultura bekerjasama dengan dinas pertanian dan ketahanan pangan kabupaten Tegal mengadakan Bimtek pemasaran bawang merah di Indonesia, Selasa (30/3) bertempat di gedung pertemuan kantor dinas pertanian dan ketahanan pangan kabupaten Tegal.
Toto Subandriyo, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tegal dalam sambutannya berpesan kepada para petani, penangkar dan penyuluh untuk dapat mengikuti bimtek ini dengan baik. "Semoga kegiatan bimtek ini dapat bermanfaat karena petani, penangkar dan penyuluh bawang merah di Tegal" ujarnya lagi.
Bawang merah merupakan komoditas strategis selain itu bawang merah juga mempunyai nilai ekonomi tinggi. Rata-rata konsumsi bawang merah di Indonesia 27.72 kg/kapita/tahun.
Harga bawang merah fluktuatif dan bawang merah cukup berperan dalam pembentukan inflasi serta cukup berkontribusi besar dalam pembentukan produk domestik bruto (PDB).
Materi mengenai Pemasaran Bawang Merah di Indonesia mulai dari produksi bawang merah, perhitungan surplus/defisit bawang merah di Indonesia, Pola utama distribusi perdagangan bawang merah, saluran pemasaran disampaikan oleh peneliti dari Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa) Nur Khaririyatun, SP, M.Mgmt.Agrib untuk membantu pemulihan ekonomi masyarakat terdampak pandemi Covid-19.
Peserta bimtek yang terdiri dari penyuluh, petani dan penangkar sangat antusias dengan kegiatan bimtek ini, terutama pada saat sesi tanya jawab mengenai budidaya dan pemasaran bawang merah.
Balai Penelitian Tanaman Sayuran - Balitsa
Balitbu Tropika
Balai Penelitian Tanaman Hias
Balitjestro Indonesia
favicon sertifikasi
BALAI PENELITIAN TANAMAN SAYURAN
Jl. Tangkuban Perahu 517,Kotak Pos 8413 Lembang 40391 - Jawa Barat - Indonesia.

Waktu Pelayanan

  • Senin s/d Kamis
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 12.00 - 13.00 WIB
  • Jumat
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 11.30 - 13.00 WIB
Connect With Us