Rabu 5 Agusutus 2020. Dalam mendukung program Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) yang diamanatkan oleh Kementerian Pertanian, Balai Penelitian Tanaman Sayuran melakukan pembinaan terhadap 2 BPP yang berlokasi di Kab. Bandung yaitu BPP Kecamatan Ciparay dan BPP Kecamatan Pacet. Sebagai langkah awal dalam melakukan pendampingan, Kepala Balitsa Dr. Ir. Muhammad Thamrin, M.Si didampingi oleh Kepala Seksi Jasa Penelitian Agnofi Merdeka Efendi, SP. melakukan survey dan identifikasi terhadap kondisi terkini dan kendala-kendala yang dialami oleh BPP Ciparay maupun BPP Pacet dalam menjalankan program kostratani.
BPP Ciparay memiliki 8 orang penyuluh yang bertugas di 14 Desa dengan jumlah kelompok tani sebanyak 200 Kelompok. Mayoritas petani di sana adalah petani padi dengan lahan seluas 2.692 ha dan sebagiannya lagi adalah petani sayuran/palawija.
Sedangkan BPP Pacet beranggotakan 7 orang penyuluh dan memiliki 14 Desa binaan dengan jumlah kelompok tani sebanyak 130 kelompok. Daerah Pacet memiliki ketinggian 800-1000 mdpl, sehingga sebagian besar petani di sana menanam komoditas sayuran. Bawang merah varietas Sumenep dan Bali Karet adalah komoditas utama di Pacet dengan luas area tanam sekitar 575 ha yang tersebar di 5 Desa.
BPP Ciparay dan BPP Pacet mempunyai kendala yang hampir sama yaitu keterbatasan fasilitas, walaupun demikian Balitsa dan BPP akan selalu optimis dan berusaha sekuat tenaga agar tujuan program Kostratani tercapai. Kepala Balitsa berharap bisa memajukan dan mensejahterakan petani yang dibina oleh BPP dengan meningkatkan kualitas SDM petani, meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen, serta memperkuat jaringan pemasaran hasil panen dan produk-produk olahannya.
favicon sertifikasi
BALAI PENELITIAN TANAMAN SAYURAN
Jl. Tangkuban Perahu 517,Kotak Pos 8413 Lembang 40391 - Jawa Barat - Indonesia.

Waktu Pelayanan

  • Senin s/d Kamis
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 12.00 - 13.00 WIB
  • Jumat
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 11.30 - 13.00 WIB
Connect With Us