Pameran Pertanian Indonesia AgroFood Expo 2019

mengambil tema: ”Optimalisasi Sumber Daya Pertanian Menuju Swasembada Pangan Berkelanjutan”.

Pertanian adalah sektor paling sentral dalam pembangunan bangsa Indonesia, mengingat luasnya bumi nusantara ini dan juga kekayaan alam yang sangat berlimpah diharapkan dapat menyokong kelangsungan hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Akan tetapi, melimpahnya sumber daya alam itu, belum tentu secara otomatis rakyat akan menjadi sejahtera. Semuanya perlu digali lebih dalam dan digarap secara baik, mulai sektor hulu hingga hilir..

Indonesia International AgroFood Expo merupakan pameran produk pertanian yang meliputi produk perkebunan, tanaman pangan, hortikultura, peternakan, produk perikanan, makanan olahan dan teknologinya. Dalam penyelenggaraannya yang ke-19 ini, Indonesia AgroFood Expo 2019 berfokus pada ”Optimalisasi Sumber Daya Pertanian Menuju Swasembada Pangan Berkelanjutan”.

Indonesia International AgroFood Expo 2019 akan dilaksanakan mulai 27- 30 Juni 2019 bersamaan dengan Indonesia International Modern Agriculture Expo 2019 dan Indonesia Coffee Cocoa & Tea Festival 2019. Khusus di tahun 2019 ini, selain AgroFood Expo 2019 akan diselenggarakan pula pameran produk halal “Indonesia Halal Expo 2019”

Pameran diikuti oleh lebih dari 300 peserta dari berbagai kalangan seperti kementerian pertanian, kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Perdagangan, BUMN terkait pangan, pemerintahan daerah melalui dinas pertanian, dinas perkebunan, dan dinas lain yang terkait, hingga pelaku industri baik tanah air maupun internasional seoerti dari negara Korea Selatan, China, Australia, Pakistan dan USA. Tahun ini ditargetkan sebanyak 15.000 pengunjung akan menghadiri pameran ini, dimana sebagian besar adalah buyer potensial.

Untuk meramaikan, akan diadakan beberapa acara yang dapat diikuti baik peserta ataupun pengunjung seperti Buyers Meet Sales yang mempertemukan penjual dan pembeli komoditi pertanian dan produk olahannya.

Beberapa acara yang diselenggarakan setiap hari dapat diikuti oleh pengunjung pameran tanpa dipungut biaya, seperti:

– “Sukses Menjadi Petani Milenial”
– Workshop “Tingkatkan Bisnis Agro & Food dalam 100 Hari Bersama Indonetwork”
– Talkshow “Produk Hasil Peternakan Yang Aman Sehat Utuh dan Halal”
– Cooking Demo Kid Bersama Roti John Sanina & Tepung Bungasari
– Seminar “Strategi Untuk Mendapatkan Penawaran Dari Industri Agro”
– Forum Agro Buyers Meet Sellers
– Talkshow “Kiat Memulai dan Mengembangkan Kafe”
– Talkshow “Strategi Komoditi Perkebunan di Era Revolusi Industri 4.0”
– Lomba Barista
– Dll.

Puslitbang Hortikultura juga menyiapkan icip-icip kripik kentang, kripik pisang, jeruk dan pepaya Merah Delima dan mendapat respon luar biasa dari pengunjung. (Jakarta, 2019 Uq)

favicon sertifikasi
BALAI PENELITIAN TANAMAN SAYURAN
Jl. Tangkuban Perahu 517,Kotak Pos 8413 Lembang 40391 - Jawa Barat - Indonesia.

Twitter Feed

  • RT @balitsa_ivegri: Ini keripik Kentang Chidori dihasilkan dari olahan kentang varietas medians hasil penelitian dari Balai Penelitian Tanaman Sayuran.
    Jul. 28, 2018
  • RT @balitsa_ivegri: Tiga Mahasiswa asal Malaysia kunjungi Balai Penelitian Tanaman Sayuran.
    Aug. 2, 2018

Waktu Pelayanan

  • Senin s/d Kamis
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 12.00 - 13.00 WIB
  • Jumat
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 11.30 - 13.00 WIB
Connect With Us