JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

TOT PTT Cabai, Mengantarkan Teknologi ke Petani

Salah satu komoditas yang mendapat perhatian di kawasan pertanian adalah cabai. Pengembangan Kawasan Agribisnis Hortikultura khususnya Cabai, mendapat pendampingan dari Balitbangtan melalui BPTP, Balitsa dan Puslitbang Hortikultura. Untuk menyukseskan program pengembangan kawasan tersebut, Puslitbang Hortikultura bersinergi dengan BPTP dan Dinas Pertanian melakukan pendampingan melalui kegiatan Training of Trainers (TOT) untuk membekali para petugas lapang yaitu Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (PPOPT), koordinator lapang di BPTP, dan kelompok tani dengan teknologi dari Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa). Metode TOT ini lebih hemat dari segi waktu, biaya dan tenaga, namun mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas lapangan dalam memahami teknologi budidaya cabai dan segala seluk-beluknya. Selanjutnya, petugas lapangan dapat menyampaikannya kepada petani dengan lebih efektif, cepat dan tepat sasaran karena dilakukan oleh orang-orang terdekat petani. Wahana pelatihan tersebut sekaligus media diseminasi varietas unggul baru, teknologi dan mendapatkan umpan baliknya dari pengguna.

Mengapa bisa hemat? Karena dilaksanakan secara partispatif bersama Dinas Pertanian, disediakan materi dalam compact disc (CD), tempat praktek di lokasi pertanaman milik petani dan percontohan penerapan PTT cabai dalam bentuk demplot yang dibuat oleh BPTP. Dalam proses TOT ini, BPTP, PPL, PPOPT terus berperan dalam pendampingan program PKAH. Melalui demplot, secara bersama-sama dapat belajar dan mengevaluasi penerapan PTT dibandingkan dengan kebiasaan petani, dan seberapa jauh minat petani untuk menerapkan teknologi anjuran.

Penyelenggaraan TOT PTT Cabai tahun 2016 dilaksanakan di Kabupaten Siak Provinsi Riau, Bintan Provinsi Kepri, Garut Provinsi Jawa Barat, Lombok Timur Provinsi NTB, dan Sorong Provinsi Papua Barat. Saat ini, sebagian masih berlangsung panen, terutama untuk cabai rawit. Selepas TOT, para penanggungjawab PKAH di BPTP terus memantau seberapa besar penerapan teknologi PTT cabai oleh para petani. Di kabupaten Garut, varietas cabai rawit Rabani Agrihorti disukai dan dipilih petani, saat ini mendapatkan harga yang tinggi. Teknologi budidaya cabai yang diterapkan dengan persentase tinggi adalah persemaian dengan naungan kassa, penggunaan mulsa hitam perak, dan penggunaan air bersih untuk penyemprotan (SuP).

Sumber : Puslitbang Hortikultura

faviconsertifikasi

BALAI PENELITIAN TANAMAN SAYURAN
Jl. Tangkuban Perahu 517,Kotak Pos 8413
Lembang 40391 - Jawa Barat - Indonesia
Telp: 022 - 2786245
Fax: 022 - 2789951, 2787676

http://balitsa.litbang.pertanian.go.id

Resep Masakan Resep Masakan