BaselaPada saat ini kesadaran masyarakat akan nilai-nilai kesehatan semakin meningkat, salah satu upaya yang dilakukan ialah dengan mengonsumsi sayuran karena kandungan zat gizi yang terkandung di dalamnya. Terdapat berbagai jenis sayuran, di antaranya ialah sayuran daun. Disebut demikian karena bagian yang, dimanfaatkan sebagai sayuran ialah daunnya. Basela termasuk dalamnya‚ sayuran daun.
Basela (Basella alba dan B. rubra) dikenal sebagai bayam Malabar, bayam India, bayam Ceylon, dan bayam rambat yang dibudidayakan sebagai tanaman sayuran. Selain itu Basela dikenal juga dengan nama gondola, genjerot (Indonesia), gendola, remayong, tembayung (Malaysia), alugbati, dundula, libato (Filipina), chralong (Kamboja), pang (Laos), dan phakpang (Thailand)‚ Bassela termasuk dalam famili Basellaceae. Tanaman ini merupakan tanaman tahunan yang tumbuh merambat, terutama terdapat di India, Malaysia, dan Filipina. Selain itu terdapat juga di daerah tropis Asia dan Amerika Selatan.
Basela memiliki batang yang tebal dan lunak dengan daun berbentuk hati dan bertangkai pendek. Daunnya tebal, berkerut, berair, dan berwarna hijau atau ungu. Basella rubra memiliki bunga berwarna merah dan batang merah keunguan, sedangkan B. alba memiliki daun dan batang berwarna hijau. Basella alba memiliki jumlah kromosom 2n = 48, sedangkan B. rubra 2n = 44.
Tanaman Basela menghasilkan tunas yang dapat dikonsumsi seperti bayam. Tunas muda dan daunnya dapat digunakan sebagai sayuran dengan direbus atau diolah menjadi sup, ditumis, atau dapat juga dibuat salad. Tunas muda dan daun Basela kaya kandungan kalsium, zat besi, serta vitamin A dan C, sedangkan sebagai tanaman obat, daun Basela memiliki aktivitas antimikrob, antidiabetik, dan antiinflamatori. Dalam 100 g bagian yang dimakan, Basela mengandung air 91 g, protein 2,1 g, lemak 0,3 g, karbohidrat 3,9 g, dan serat 1,3 g. Selain itu mengandung nilai energi sebesar 112 kJ/100 g. Kandungan vitamin dan mineralnya bervariasi, di antaranya vitamin A 1686-6390 IU, vitamin C 29-166 mg, Ca 16-117 mg, dan Fe 1,2-3,1 mg. Selain daun dan pucuk mudanya, bagian yang dapat dimanfaatkan ialah buahnya. Buah Basela mengandung antosianin yang tinggi dan relatif stabil terhadap perubahan pH, suhu, dan cahaya, sehingga dapat dijadikan pewarna alami makanan. 

Selengkapnya...

favicon sertifikasi
BALAI PENELITIAN TANAMAN SAYURAN
Jl. Tangkuban Perahu 517,Kotak Pos 8413 Lembang 40391 - Jawa Barat - Indonesia.

Waktu Pelayanan

  • Senin s/d Kamis
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 12.00 - 13.00 WIB
  • Jumat
    :.. 8.00 - 15.30 WIB
  • Istirahat
    : 11.30 - 13.00 WIB
Connect With Us